0

Api dan Susu

Selasa, 08 Juni 2010.
Cerita ini berdasarkan pengalaman pribadi saat saya berusia 4 tahun.
Kejadian itu berawal dari rasa keingintahuan saya dan rasa penasaran saya terhadap korek api( terbuat dari kayu).
Saat itu sekitar jam 13.00. Saya berada di dalam kamar sendirian dan bermain seperti biasa selayaknya anak kecil seusia 4 tahun dan kedua orang tua saya sedang duduk santai didepan teras rumah sambil mengobrol dengan tetangga. Tanpa saya sadari, saya tidak sengaja menemukan sebungkus korek api kemudian dengan penuh penasaran saya membuka tutup korek tersebut lalu mengambil satu batang korek api.Lalu perlahan saya pun mulai memantikan atau mengerakan batang korek itu ke pemantik yang terbuat dari kertas.Setelah itu api menyala dari batang korek api yang saya pegang, karena saya terkejut dan belum pernah melakukannya sebelumnya maka saya melemparkan batang korek itu ke arah meja yang berada di depan saya. Di atas meja terdapat benda-benda yang mudah terbaakar seperti buku, dan benda lainnya.
Saat itu saya melihat kobaran api sedikit demi sedikit menyala dan mengeluarkan asap yang tidak terlalu banyak akan tetapi mampu membakar habis semuanya.

Ketika itu saya merasa ketakutan akan perbuatan saya yang telah perbuat.Akhirnya saya keluar dari kamar dan menemui ibu saya yang sedang asik mengobrol lalu saya berpura-pura  meminta ibu untuk membuatkan susu.Lalu berkata,"Ma, tolong buatkan susu!".
Ibu menjawab,"Iya". Sambil berjalan menuju kamar.Setelah dia sampai dikamar dia menemukan asap yang begitu tebal yang keluar masuk jendela, namun ia tidak menyadari bahwa kamarnya terbakar. Setelah selesai membuat susu untuk ku. Ia pergi meninggalkan kamar dan menghampiriku sambil berkata," Tetangga bakar sampah, asapnya sampai ke kamar".

Saya berkata dalam hati bahwa itu bukanlah asap yang berasal dari kobaran sampah akan tetapi asap dari kobaran dalam kamar..

Selang beberapa menit Api nampak menyala-nyala besar sekali sehingga memebuat orang-orang panik dan berlarian mengambil air untuk memadamkan api..
Saya pun hanya diam dan meminum susu sambil melihat kobaran api serta orang yang berlari memadamkan api..

heheh....
Leia Mais...
0

Kenalan di angkot.

Sabtu, 17 April 2010.
Ada pemuda yang bernama shinigami, saat itu dia bersama seorang temannya yang bernama abbas.
Mereka selalu pulang bersama dan bersahabat sejak masuk kuliah..
Saat itu dia ingin pulang bersama abbas. Mereka sedang menunggu angkutan umum yang sepertia biasanya. Saat sudah berada di dalam mobil shinigami melihat ada seorang gadis yang menurut dia sangat cantik, dia masih SMA. Kulitnya hitam manis, rambutnya lurus dan panjang.
Saat itu dia berkata kepada abbas," Bas, Kamu berani tidak kenalan dengannya?"
Abbas," Wah..Tidak akh!!Dia bukan tipe ku.
" Yang bener??",Shinigami.
"Bener", Abbas.
"Saya bingung,bagaimana ya caranya agar saya dapat nomer hp nya dan kenal namanya?", shinigami.

Dia berpikir sejenak dan tiba-tiba dia mengambil pulpen dan dan kertas dari tasnya.

Saat itu abbas binggung dengan tingkahnya. Lalu dia bertanya," Apa yang akan kamu lakukan dengan kertas itu?".

"Saya akan menulis nomer hape saya dan nama saya untuk ku berikan padanya", Shinigami menjawab.


Beberapa saat kemudian.
Saat shinigami ingin memberikan kertas kertasnya, tiba-tiba gadis itu berkata kepeda kenek," Bang!!Berhenti bang!,"
Lalu gadis itu pun turun dari mobil dan shinigami bengong melihat gadis incaranya pergi sebelum berkenalan...
"Hwa..hwa..hwa...." Abbas pun tetawa melihat muka shinigami yang tak beruntung..
Leia Mais...
 
Roman Picisan © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |